Manfaat mengkonsumsi susu kedelai melilea

Susu kedelai melilea selain sangat menyegarkan juga diyakini memiliki berbagai khasiat. Manfaat susu kedelai Melilea juga dapat diperoleh sebagai sarana program diet rendah lemak namun tinggi protein. Protein nabatinya mampu mengenyangkan tanpa menambah berat badan.

Manfaat susu kedelai melilea yang lain  

1. Susu Kedelai Mengurangi Kadar Kolesterol Darah.

Di dalam tubuh, kolesterol akan bergabung dengan protein, membentuk senyawa Lipoprotein. Ada dua jenis Lipoprotein di tubuh manusia yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) dan High Density Lipoprotein (HDL). LDL dikenal sebagai Kolesterol jahat, karena memicu penumpukan plak kolesterol di dinding arteri. Sementera HDL adalah Kolesterol Baik, karena berfungsi untuk membersihkan kolesterol di dinding arteri dan membawanya kembali ke hati tempat kolesterol dipecah dan dikeluakan. SUSU KEDELAI MELILEA mampu menghalau kolesterol jahat (LDL), karena susu kedelai mengandung Lesitin, yang mengemulsi (melarutkan) sumbatan kolesterol dalam darah. Sehingga tidak ada lagi penyempitan dan penyumbatan.

Manfaat lesitin ini telah diteliti oleh Dr. Edward dalam publikasinya yang berjudul Biocontrol News and Information, Discover & Science News. Selain Lesitin, Zat Gizi lain yang dapat menghancurkan kolesterol adalah Isoflavon, berfungsi sebagai antioksidan yang mampu meningkatkan HDL. Penelitian oleh America Heart Association menunjukkan konsumsi Susu Kedelai selama tiga bulan bisa meningkatkan HDL rata-rata 4,7 %.

Baca juga: Manfaat susu kedelai melilea untuk diet

2. Susu Kedelai Mencegah Jantung Koroner, Arteriosklerosis.

Selain Lesitin dan Isoflavon,  juga mengandung Vitamin E (Tokoferol) yang juga dapat membantu mencegah terjadinya Penyakit Jantung Koroner dan Stroke. Vitamin E ini juga mampu mencegah Teroksidasinya kolesterol LDL yang membentuk Plak penyumbat pembuluh darah arteri. Meremajakan kembali arteri yang sudah tua, menjadi lebih elastis dan menghindari terjadinya Arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah).

Penelitian Harvard University menunjukkan mereka yang memperoleh Vitamin E 200 I.U/ hari, bisa menurunkan risiko gangguan kardiovaskular berat sebesar 34%. Asam Folat dan Vitamin B6 yang terkandung dalam susu kedelai juga dapat mencegah penyakit jantung.

3. Susu Kedelai Mencegah Hipertensi, dan Stroke.

Kandungan mineral Magnesium Susu kedelai mampu mengatur tekanan darah seseorang. Hasil penilitian Jery L. Nadler dari City of Hope Medical Center – California menyebutkan Magnesium mampu menghambat pelepasan Tromboksan, zat yang membuat Trombosit (kepingan darah) menjadi lebih lengket dan mudah membentuk gumpalan, sehingga mampu mencegah meningkatnya tekanan darah, stroke, dan gangguan jantung.

 4. Susu Kedelai Hambat Menopause dan Cegah Osteoporosis.

Kendati proses alami, tak sedikit kaum wanita merasa takut dan khawatir menghadapi masa menopause. Hal ini wajar karena proses yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi kerap menimbulkan gangguan psikis dan fisik baik sebelum maupun setelah memasukinya. Berhentinya siklus haid pada wanita menopause sangat dipengaruhi oleh Hormon Estrogen sebagai produk dari Kelenjar Ovarium.

Untuk itu terapi medis yang biasa diberikan adalah Hormone Replacement Therapy (HRT). Meskipun cukup ampuh mengatasi beberapa sindrom menopause, tetapi dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Antara lain Kanker Payudara (33%), Penyakit Jantug (34.4%), Stroke (49.1 %), dan Thromboemboli (125.3 %) – (Woman Health Initiaive USA). Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan terapi Fito-Estrogen atau Estrogen yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Salah satunya yang terbukti efektif mengatasi sindrom menopause adalah Isoflavon yang terkandung dalam Susu Kedelai. Selain harganya murah, produknya juga telah dikenal masyarakat.

Selain Isoflavon, zat gizi susu kedelai yang dapat menghambat menopause adalah Vitamin E untuk menjaga keseimbangan hormon yang memperlambat terjadinya menopause. Vitamin E alami lebih mudah diserap tubuh dibandingkan Vitamin E sintetik. Selain mampu menghambat Menopause, Isoflavon ternyata juga bisa mencegah Osteoporosis. Dengan menstimulus proses Osteoblastik melalui aktifitas reseptor estrogen dan meningkatkan produksi Hormon Pertumbuhan –(Insuline Like Growth Factor 1 / IGF-1). Mengkonsumsi Susu Kedelai secara teratur dapat mempertahankan tulang belakang dan tulang tengkorak. (Susan M.Potter –University of Illionis – USA)

5. Susu Kedelai Mencegah Penuaan Dini (Anti Aging).

Bagi setiap orang, menjadi tua adalah sebuah kepastian, jadi sebenarnya tidak perlu ditakutkan. Salah satu cara yang diyakini paling ampuh menangkal penuaan dini adalah dengan mengkonsumsi makanan atau minuman sumber anti oksidan. Anti oksidan umumnya berasal dari golongan vitamin dan mineral; diantaranya vitamin B, E, C, Kalsium, Tembaga, Magnesium, Beta-Karoten, Chromium, Selenium, dan Isoflavon.
SUSU KEDELAI MELILEA layak dimasukkan ke dalam daftar menu diet Anda, agar Anda tetap awet muda karena mengandung berbagai zat senyawa Anti Aging (menghambat penuaan dini).

6. Susu Kedelai Mencegah Migraine

Migraine adalah sakit kepala sebelah yang berulang dan bersifat idiopatik (timbul dengan sendirinya tanpa diketahui penyebabnya) serta bersifat kambuhan. Penyakit ini lebih banyak menyerang wanita dibanding pria dengan rasio 3 : 1. Faktor utamanya adalah adanya siklus hormonal pada wanita, karena idiopatik migraine sangat berkaitan dengan perubahan biokimiawi.

Mengkonsumsi susu kedelai secara teratur dapat mencegah dan meredakan migraine terutama yang disebabkan oleh defisiensi zat gizi. Karena SUSU KEDELAI MELILEA merupakan sumber Vitamin B-Complek (kecuali B12), Asam Amino (terutama Lisin), dan Mineral (terutama Kalium) dalam jumlah cukup tinggi.